tanggal 1 ramadhan, aku hanya merenung,,
terduduk sendiri semalaman..
terduduk sendiri semalaman..
sedetik kemudian semuanya berasa pergi ninggalin aku yang sendirian..
semuanya jadi gak ada..
atau cuma aku yang terlalu tenggelam dalam kesedihan yang sebenernya gak perlu dipikirin
setiap kata yang aku baca rasanya seperti mengetuk hati aku yang kesepian,,
entah gimana air mata aku pun gak bisa terbendung lagi..
dan semakin menangis karena inget 1 ramadhan seharusnya menjadi hari yang dirayakan dengan suka cita, dengan penuh harapan dan makna yang islami..
juga semakin menangis lagi karena merasa telah begitu jauh dari apa yang aku sebut sebagai meresapi makna yang islami dan sakral ini
seharusnya aku bisa lebih mendekatkan diri pada-Nya..