tanggal 1 ramadhan, aku hanya merenung,,
terduduk sendiri semalaman..
terduduk sendiri semalaman..
sedetik kemudian semuanya berasa pergi ninggalin aku yang sendirian..
semuanya jadi gak ada..
atau cuma aku yang terlalu tenggelam dalam kesedihan yang sebenernya gak perlu dipikirin
setiap kata yang aku baca rasanya seperti mengetuk hati aku yang kesepian,,
entah gimana air mata aku pun gak bisa terbendung lagi..
dan semakin menangis karena inget 1 ramadhan seharusnya menjadi hari yang dirayakan dengan suka cita, dengan penuh harapan dan makna yang islami..
juga semakin menangis lagi karena merasa telah begitu jauh dari apa yang aku sebut sebagai meresapi makna yang islami dan sakral ini
seharusnya aku bisa lebih mendekatkan diri pada-Nya..
meskipun sedang belum mencapai kesempatan untuk beribadah taraweh, puasa,, seperti yang lainnya..
meskipun sedang belum mencapai kesempatan untuk beribadah taraweh, puasa,, seperti yang lainnya..
dan itu semua membuat aku merasa semakin ditinggalkan..
semakin sendirian...
semakin sendirian...
semakin gak bisa terbendung lagi air matanya...
semuanya seperti mengalir.. tapi juga gak membuat hati menjadi lega,,
karena masih tetap merasa sendirian.....
semuanya seperti mengalir.. tapi juga gak membuat hati menjadi lega,,
karena masih tetap merasa sendirian.....
ya Allah,,, maafkan aku...
padahal aku tahu setiap manusia di dunia ini tidak pernah ada yang sendirian..
padahal aku tahu setiap manusia di dunia ini tidak pernah ada yang sendirian..
yang aku tahu,, setiap kali aku berusaha mendekat pada-Mu,
maka Kau akan mendekati aku lebih dari itu..
mungkin lebih dari segala apa yang bisa aku bayangkan...
maka Kau akan mendekati aku lebih dari itu..
mungkin lebih dari segala apa yang bisa aku bayangkan...
ya Allah,, maafkan aku... aku sungguh merindukan-Mu...
tetapi tidak juga mengucap nama-Mu dalam tiap nafasku..
tetapi tidak juga mengucap nama-Mu dalam tiap nafasku..
aku merindukan perasaan ketika dengan penuh tangis haru berdoa pada-Mu,, menyebut nama-Mu pada setiap malam-malam ku..
ya Allah,,
jauhkan aku dari perasaan sedih...
jauhkan aku dari kesendirian...
karena aku begitu takut akan kesendirian...
jauhkan aku dari perasaan sedih...
jauhkan aku dari kesendirian...
karena aku begitu takut akan kesendirian...
aku takut kesedihan akan datang lagi disaat aku sendirian...
waktu pagi 1 ramadhan pun rasanya hati ini belum juga lega..
mata ini pun belum juga kering dari air mata semalam...
karena tanpa disadari air mata itu mengalir lagi.......
karena tanpa disadari air mata itu mengalir lagi.......
lagi-lagi,,
aku terduduk sendirian....
aku terduduk sendirian....
sungguh,, aku ingin kembali tersenyum..
tetapi setiap senyuman ternyata tetap membulirkan air mata..
tetapi setiap senyuman ternyata tetap membulirkan air mata..
semua orang bisa punya kesibukan ,,
mengapa aku hanya sibuk menyendiri dan tenggelam dalam perasaan yang berlarut2 ini...........
mengapa aku hanya sibuk menyendiri dan tenggelam dalam perasaan yang berlarut2 ini...........
di saat semua orang menahan lapar dan haus,,
aku hanya tidak ingin makan atau minum,,,
aku hanya tidak ingin makan atau minum,,,
ya Allah,, maafkan aku.....
aku tidak ingin sombong dengan bersikap seperti itu...
tapi semuanya membuat aku merasa tidak bisa melakukan semuanya dengan benar........
membuat aku merasa begitu menyedihkan dalam menyikapi kesedihan..........
No comments :
Post a Comment